Institut Teknologi Perkebunan Pelalawan Indonesia

Institut Teknologi Perkebunan Pelalawan Indonesia terletak di Kabupaten Pelalawan, Riau. Memiliki 3 Program studi yang terdaftar di BAN-PT yaitu Agroteknologi (S1), Teknik Industri (S1) dan Teknologi Pasca Panen (S1). Saat ini telah memiliki 2 Gedung utama dan aktif digunakan untuk kantor dan pembelajaran. Intitut Teknologi Perkebunan Pelalawan Indonesia telah memiliki Alumni angkatan pertama sebanyak 23 Orang.

Jl. Lintas Timur Km.28, Simpang Beringin, Bandar Seikijang, Pelalawan, Riau 28383

Salah satu Program Studi (PS) yang terkemuka dan bermartabat di tingkat nasional dalam bidang teknologi produksi tanaman. PS Agroteknologi Institut Teknologi Perkebunan Pelalawan Indonesia mempelajari bagaimana cara mengelola tanaman kelapa sawit mulai dari manajemen lahan, teknik budidaya, pengendalian hama dan penyakit, panen serta pengolahan produk akhir. PS Agroteknologi Institut Teknologi Perkebunan Pelalawan Indonesia diharapkan menghasilkan sumber daya manusia yang ahli dibidang kelapa sawit mulai dari hulu sampai hilir, sehingga mampu mendukung perkembangan kawasan teknopolitan terluas di Indonesia.

Merupakan rumpun ilmu teknik dimana Perekayasa Industri (Industrial Engineers) memiliki 3 tugas utama yaitu merancang, meningkatkan dan menginstalasi semua bentuk sistem terintegrasi yang sedikitnya terdiri dari 5M (Man, Machine, Material, Methods dan Money). Peranan Prodi Teknik Industri Institut Teknologi Perkebunan Pelalawan Indonesia secara umum yang adalah menghasilkan Sumber Daya Manusia (terlatih dan terdidik) di bidang Teknik Industri dan menjadi Centre of Excellent dalam Penelitian dan Pengembangan untuk mendukung terwujudnya Kawasan Teknopolitan Kabupaten Pelalawan. Sarjana teknik industri bisa bekerja diberbagai sektor lapangan kerja baik itu industri manufaktur, jasa, konsultan, perbankan Pegawai Negeri Sipil (PNS), sektor pertanian dan perdagangan.

KEUNGGULAN PRODI

  1. Dikelola managemen yang berpengalaman bertahun-tahun dalam dunia pendidikan
  2. Dosen berkualitas dari praktisi hingga akademisi dan sangat berpengalaman dalam bidangnya
  3. Kurikulum terarah sesuai dengan kebutuhan dunia kerja
  4. Biaya terjangkau dan dapat diangsur 3 kali persemester
  5. Beasiswa dari pemerintah dan perusahaan
  6. Susana kelas yang menyenangkan sehingga memudahkan dalam proses belajar mengajar
  7. Suasana kampus tenang, nyaman serasa di rumah sendiri
  8. Melakukan Kunjungan Industri, Field Trip, magang dan kerja praktik  di beberapa perusahaan

​​​Program Studi Teknologi Pasca Panen Institut Teknologi Perkebunan Pelalawan merupakan salah satu program studi yang langka di Indonesia. Saat ini hanya ada 2 Perguruan tinggi yang memiliki. Program studi ini baru saja mendapat izin dari Kemerinstek Dikti.

Tak hanya produk pertanian, pasca panen sebenarnya adalah istilah yang bisa diterapkan pada produk perikanan maupun hasil hutan. Panen yang diperoleh dari pertanian, perikanan, dan kehutanan bisa berupa sayur mayur, ikan segar, maupun kayu dan berbagai produk hutan lainnya. Bagaimana supaya, misalnya, ikan segar yang baru ditangkap bisa sampai di meja dapur rumahmu dalam keadaan sama segarnya untuk kemudian diolah menjadi gulai yang sedap? Nah, disinilah peran Teknologi Pasca Panen diperlukan.

Teknologi Pasca Panen meliputi pemanenan, penyimpanan, hingga transportasi hasil panen pertanian, perikanan maupun kehutanan. Dalam keseluruhan prosesnya, diusahakan agar hasil panen tersebut tidak berubah drastis baik wujud fisiknya maupun susunan kimiawinya.

Nenek moyang kita sebenarnya telah mengajarkan teknik pengolahan pangan dan komoditas pokok setelah dipanen. Misalnya, mengasap ikan untuk mengawetkannya atau mengolah buah menjadi manisan. Akan tetapi, pengolahan semacam ini membuat kualitas hasil panen tersebut menurun – ikan dan buah tersebut menjadi tidak segar.

Pada Jurusan Teknologi Pasca Panen inilah dipelajari bagaimana supaya kualitas hasil panen tidak menurun sampai tiba diujung rantai konsumsi. Untuk itu, mahasiswa Teknologi Pasca Panen wajib menguasai matakuliah Fisika Dasar, Kimia Dasar, Sifat Fungsional Biproduk, Neraca Massa dan Energi, Mikrobiologi Pasca Panen, Fisiologi Pasca Panen, Peristiwa Perpindahan, Analisis Instrumentasi Kimia, Teknologi Kilang Hayati/ Biorefinery, Penyusutan Produk Pasca Panen, Teknologi Penyimpanan Produk Pasca Panen, Teknologi Pengemasan Produk Pasca Panen, Pengetahuan Pasca Panen Tradisional, hingga Manajemen Agribisnis dan Kewirausahaan, dan matakuliah-matakuliah lainnya.