Politeknik Caltex Riau

Politeknik Caltex Riau (PCR) merupakan salah satu Perguruan Tinggi Vokasi Swasta di Indonesia. PCR beralamat di Jalan Umbansari Nomor 1 Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru Riau. PCR didirikan atas kerja sama Pemerintah Provinsi Riau dengan PT Caltex Pacific Indonesia (saat ini Chevron Pacific Indonesia) dengan tujuan untuk menghasilkan lulusan yang terampil dan dipersiapkan untuk menjadi tenaga kerja dan pencipta lapangan kerja profesional.

Saat ini PCR memiliki 11 Program Studi yang terdiri dari 5 Program Studi D3 (saat ini sedang konversi ke D4), 5 Program Studi D4 dan 1 Magister Terapan Bidang Teknik Komputer. Sebanyak 7 Program Studi sudah terakreditasi A dan 3 lainnya terakreditasi B. Program Studi D4 adalahn pogram studi sarjana terapan yang tingkatannya setara dengan S1. Tujuannya adalah untuk menghasilkan tenaga kerja profesional. Hal ini dapat dibuktikan dengan kiprah alumni di Dunia Kerja dan Dunia Usaha. Saat ini alumni PCR telah tersebar diberbagai provinsi di Indonesia, bahkan tersebar di beberapa negara di Dunia. Data sebaran alumni yang berada di luar indonesia dapat dilihat di sini: Klik. Lulusan PCR telah mampu mendapatkan dan menciptakan lapangan pekerjaan dengan cepat dalam kurun waktu kurang dari 5 bulan. Rincian sebaran status lulusan PCR yang ditelusur sejak tahun 2016 (lulusan 2014) dapat dilihat di sini: Klik.

Ingin mengetahui lebih jauh?

Tagline yang sudah menjadi budaya sejak didirkan adalah: kampus bebas asap rokok, ramah lingkungan dan tertib lalu lintas. Saat ini kami memiliki Misi untuk Menyelenggarakan Sistem Pendidikan Vokasi yang berkualitas dengan menghasilkan lulusan yang profesional.

Terbaik sejak tahun 2015, 2016, 2017 dan 2019 berdasarkan SK Pemeringkatan Perguruan Tinggi Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

"Empowers You to Global Competition"

Jl. Umban Sari (Patin) No. 1 Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau 28265

Sejak 2012, Program Studi Teknik Komputer sudah menggunakan dan mengadopsi kurikulum Cisco Internasional (www.netacad.com) dibawah payung PCR Cisco Academy. Kurikulum Cisco sudah diajarkan kepada mahasiswa sejak mulai semester pertama perkuliahan. Ketika lulus mahasiswapun dibekali dengan 4 Sertifikat Cisco mulai dari Track 1 sampai 4, yang akan diperoleh setiap semester kelas Cisco berjalan. Untuk proses belajar mahasiswa program studi ini dimanjakan dengan 8 Laboratorium diantaranya : Laboratorium Pemrogramana Jaringan, Laboratorium Cisco 1 dan Cisco 2,  Web Programming dan Sistem Operasi, dan masih banyak lagi. Alumni program studi ini banyak tersebar di Industri IT, Manufacturing, Oil and Gas, serta di Pemerintahan.

Kompetensi Program Studi ini adalah :

  1.  Jaringan Komputer (Cisco dan Mikrotik)
  2.  Mikroprocessor, Mikrokontroller dan Embedded System
  3.  Web dan Teknologi Informasi

Mata kuliah D-III Teknik Elektronika dirancang khusus untuk pengembangan ketampilan seperti Pemrograman berbasis mikrokontroller maupun komputer, Pengendalian berbasis Programmable Logic Controller (PLC), Human Machine Interface (HMI),  SCADA, Intrumentasi dan Kontrol Proses, Lab View, Perawatan dan Perbaikan, workshop kelistrikan, Industrial manufacturing system, serta sistem kendali dengan penggerak Pneumatik. Selain skill keteknikan, kurikulum juga diarahkan untuk menghasilkan lulusan yang memiliki skill komunikasi yang baik dalam bahasa indonesia maupun bahasa inggris dan memiliki sikap yang tangguh, jujur, dan mampu bekerja sama.

Saat ini DIII-Teknik Elektronika juga sedang merancang sistem sertifikasi untuk mengukur ketercapaian kompetensi keahlian seperti sertifikasi keahlian bidang Pengukuran Listrik, Elektronika analog, Elektronika digital, Instrumentasi, PLC, HMI, SCADA dan Lab View. 

Kompetensi Program Studi Elektronika :

  1. Mampu menerapkan matematika teknik dan fisika terapan kedalam prosedur dan praktek instalasi,  interpertasi instruksi,  pengoperasian, pengujian, pemeliharaan, trouble shooting dan perbaikan untuk menyelesaikan permasalahan bidang instrumentasi dan sistem kendali berdasarkan teorema yang bersesuaian.
  2. Mampu merumuskan alternatif solusi untuk  masalah instrumentasi dan sistem kendali  menggunakan standar IEC dengan memperhatikan faktor-faktor ekonomi, K3 dan lingkungan.
  3. Mampu merancang sistem sederhana dan merealisasikan rancangan sistem kendali yang memenuhi kebutuhan spesifik berdasarkan standar IEC dengan memperhatikan faktor-faktor ekonomi, K3 dan lingkungan.
  4. Mampu melakukan pengujian dan pengukuran instrumentasi dan sistem kendali berdasarkan prosedur dan standar IEC untuk menganalisis, menginterpretasi dan menerapkan sesuai peruntukan.
  5. Mampu menggunakan perangkat lunak, simulasi dan penggunaan teknologi informasi untuk rekayasa dan penyelesaian pekerjaan dalam bidang instrumentasi dan sistem kendali

Karir Program Studi Teknik Elektronika :

  1. Lulusan DIII-PSTE telah terserap dunia kerja di berbagai bidang dengan masa tunggu kerja rata-rata yaitu selama 3.8 bulan.
  2. Beberapa bidang kerja lulusan DIII-Teknik Elektronika antara lain:
    1. Sektor Kelistrikan (PT PLN, PJB, Indonesia Power dll)
    2. Sektor Pertambangan dan Migas (PT Pertamina, PT Bukit Asam, PT Chevron Pacific Indonesia, Halliburton, Schlumberger dll)
    3. Industri Pengolahan (PT RAPP, IKPP, P&G dll)
    4. Industri instrumentasi (PT Yokogawa, Schneider dll)
    5. Pegawai Negeri Sipil
    6. Tenaga Pendidik (Laboran, Guru dll)
    7. Wiraswasta (bidang robotika dll)
    8. DLL

Kompetensi Utama dan Pendukung Program Studi :

Utama :

  1.  Mampu merancang, memasang, dan merawat jaringan telekomunikasi (meliputi komunikasi optik, wireline dan wireless).
  2. Memiliki kemampuan dalam merawat dan perbaikan sistem komunikasi bergerak (mobile communication) dan multimedia broadcasting.
  3. Memiliki kemampuan dalam perancangan dan implementasi jaringan komputer (LAN dan WAN) yang berbasis pada sistem integrator dalam bidang Information and Communication Technologi (ICT).
  4. Memiliki kemampuan dalam pengembangan dan perawatan jaringan komputer (LAN dan WAN).

Pendukung :

  1. Memiliki sikap dan pribadi sebagai warga negara yang baik, bertaqwa, toleran, dan semangat gotong royong serta patriotisme.
  2. Dapat menyelesaikan masalah-masalah teknis dengan menggunakan data/informasi yang tersedia.
  3. Dapat berkomunikasi dan bekerjasama dengan bidang keahlian lainnya.
  4. Mampu mengkoordinasikan tugas-tugas di lingkungan kerjanya.
  5. Mampu berwirausaha dalam bidang Elektronika Telekomunikasi
  6. Mampu berkomunikasi dengan Bahasa Inggris
  7. Cakap, cermat dan terampil dalam bidang keahliannya.
  8. Mampu mengikuti, menerapkan dan tanggap terhadap perkembangan ilmu dan teknologi.
  9. Mampu beradaptasi terhadap lingkungan kerja. 

Karir Program Studi :

  1. Operator Jaringan Telekomunikasi
  2. Internet Service Provider
  3. Industri yang bergerak di penyedia barang dan jasa di bidang IT dan Telekomunikasi (ICT)
  4. Perusahaan Minyak dan  Gas
  5. Perusahaan Manufaktur
  6. Kantor Pemerintahan
  7. Sektor Pendidikan, dll   

Semenjak berdiri tahun 2003, lulusan Program Studi Teknik Mekatronika PCR hingga kini telah banyak bekerja di perusahaan-perusahaan nasional dan multinasional, seperti : Schlumberger, Patra SK, Chevron, Trimba Telecommunication, Medco Energi, Tim Metal Batam, Energi Mega Persada, RAPP, Pertamina, Halliburton, IKPP, LNG Arun, Kalila Bentu Ltd, Bakri Group, Soon Poh Technologies, dll. Beberapa di antaranya berhasil mendapatkan predikat trainee terbaik di Training Centre perusahaan-perusahaan tersebut.

Kompetensi Program Studi :

Kompetensi lulusan Program Studi Teknik Mekatronika ini dirumuskan berdasarkan tujuan pendidikan dengan memperhatikan keinginan masyarakat profesi serta pengguna lulusan, baik secara nasional ataupun internasional, yang secara umum dijabarkan sebagai berikut:

  1. Memiliki sikap dan pribadi warga negara Indonesia yang jujur dan bertanggung jawab serta berjiwa entrepreneur  yang mampu bekerja dalam suatu team work.
  2. Menguasai dasar keilmuan yang kuat pada bidang mesin, elektronika, dan pemprograman komputer serta mensinergikannya menjadi dasar keilmuan mekatronika dalam proses produksi, operasi dan pemeliharaan.
  3. Menguasai teknik menggambar menggunakan CAD/CAM
  4. Menguasai sistem otomasi industri
  5. Mampu merancang, memasang, dan merawat sistem robotika industri baik dalam teknik produksi ataupun proses manufaktur.
  6. Siap berkembang, dapat meningkatkan keterampilan di lapangan pekerjaan mempunyai bekal memadai untuk terus memperbaharui ilmu pengertahuan dan keterampilannya. 
  7. Memiliki Soft Skill  yang diperlukan dalam menjalankan profesi sebagai tenaga ahli madya di bidang mekatronika

Karir Program Studi :

Berdasarkan kompetensi yang dimiliki, lapangan pekerjaan yang dapat diisi oleh para lulusan Teknik Mekatronika diantaranya adalah:

  1. Industri rancang-bangun infrastruktur bagi eksplorasi dan eksploitasi minyak bumi dan mineral.
  2. Perusahaan operasi dan produksi sumber daya energi (listrik) dan tenaga uap.
  3. Perusahaan jasa pemeliharaan alat-alat produksi dan operasi pada industri hulu dan industri hilir perminyakan.
  4. Industri produksi Pulp and Paper
  5. Industri pengelolaan logam, aluminium dan non ferros metal lainnya.
  6. Industri produksi yang berbasis elektronika dan mikroprocessor.
  7. Bidang kerja berbasis mekanik dan instrumentasi  elektronik lainnya

Posisi pekerjaan yang dapat dimasuki diantaranya:

  1. Senior Drafter (CAD/CAM)                  
  2. Head Control System Technician
  3. Head Field Maintenance
  4. Head Operator
  5. Instructor
  6. Senior Technician (Instrument/Machines)
  7. Senior Robotic System Maintenance
  8. Supervisor
  9. Entrepreneur

Sebagai sebuah program studi pada institusi politeknik, proses belajar mengajar di program studi akuntansi terdiri dari 60% praktek dan 40% teori. Untuk memberikan proses belajar mengajar yang terbaik program studi dilengkapi dengan laboratorium. Selain itu untuk mendukung kegiatan mahasiswa program studi akuntansi mempunyai Galeri Ivestasi Pasar Modal yang bekerjasama dengan Bursa Efek Indonesia dan salah satu perusahaan Manajer Investasi PT Valbury Asia Securities.

Mahasiswa prodi ini, sejak awal juga sudah diperkenalkan dan menguasai program komputerisasi Akuntansi berbasis Mind Your Own Bussines (MYOB). Mahasiswa juga akan mendapatkan sertifkasi MYOB yang dikeluarkan langsung oleh PT Net 21 Plus, perusahaan pemegang lisensi MYOB di Indonesia. Sertifkat ini diberikan sangat selektif. Ujiannya diberikan hanya sekali. Jika tidak lulus maka seumur bakal tidak akan mendapat kesempatan lagi untuk mengikuti kembali ujian tersebut.

Sementara untuk kerja praktek bagi mahasiswa dilaksanakan hanya satu semester. Namun sejak 2011 ditingkatkan menjadi dua semester. Kerja praktek ini bergulir sejak mahasiswa duduk di semester empat dan lima. Sejumlah perusahaan ternama seperti Pertamina, Bank Jabar Banten(BJB), PT Telkom siap menjadi mitra bagi mahasiswa yang ingin kerja praktek. Mahasiswa sendiri yang menentukan di mana mereka akan melaksanakan kerja praktek.

Selain program, materi dan pola yang lebih aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, PCR juga menyediakan sejumlah fasilitas belajar yang nyaman dan modern. Mulai dari buku pegangan dan modul yang diberikan gratis, laboratorium komputer dan akuntansi, laptop serta kalkulator print out. Berbagai program pembelajaran tadi sangat ditunjang dengan dosen-dosen yang berkompeten dan profesional.

Lulusan Akuntansi PCR tercatat bekerja di berbagai perusahaan nasional maupun Multi National Cooperation (MNC). Diantaranya bekerja di Chevron, Bank Riau, Bukopin dan berbagai perusahaan kontraktor Chevron.

Kompetensi Program Studi :

  1. Akuntansi Keuangan
  2. Akuntansi Perminyakan
  3. Akuntansi Perkebunan
  4. Komputer Akuntansi  

Para mahasiswa semasa di bangku kuliah sudah menggunakan kurikulum CISCO dan program CCNA. Lembaga Sertifkasi Profesi (LSP) pada 2009 juga memberikan sertifkasi untuk sistem informasi dan jaringan serta programing untuk prodi. Alumni prodi ini tersebar di berbagai sector mulai dari pemerintah, perbankan, perusahaan minyak dan gas dan juga ada yang berwiraswasta.

Kompetensi Program Studi :

  1. Mampu merancang, memasang, dan merawat jaringan telekomunikasi (meliputi komunikasi optik, wireline dan wireless).
  2. Memiliki kemampuan dalam merawat dan perbaikan sistem komunikasi bergerak (mobile communication) dan multimedia broadcasting.
  3. Memiliki kemampuan dalam perancangan dan implementasi jaringan komputer (LAN dan WAN) yang berbasis pada sistem integrator dalam bidang Information and Communication Technologi (ICT).
  4. Memiliki kemampuan dalam pengembangan dan perawatan jaringan komputer (LAN dan WAN).

Karir Program Studi :

Lulusan  Teknik Elektronika Telekomunikasi banyak bekerja di berbagai bidang. Program studi D4 T. Elektronika berada di bawah jurusan Elektro membuat lulusannya banyak diserap di berbagai perusahaan yang tersebar di seluruh Indonesia, baik perusahaan nasional maupun multinasional. Sebagian besar alumninya bekerja di perusahaan multinasional minyak dan gas bumi, disusul dengan bidang telekomunikasi seluler di mana untuk bidang ini lulusannya mampu bersaing dengan yang lain.

Kompetensi Lulusan :

  1. Mampu merancang sistem instalasi dan otomasi tenaga listrik pada sistem tegangan rendah dan menengah dan mewujudkannya dengan aplikasi Computer Aided Design (CAD) dengan mengacu pada  standar enginering.
  2. Mampu memasang sistem instalasi, proteksi dan otomasi pada system tenaga listrik  dengan menggunakan teknologi programmable controller.
  3. Mampu melakukan analisa karakteristik, kesalahan serta optimasi pada pengoperasian dan perawatan system instalasi, proteksi dan otomasi system tenaga listrik.
  4. Mampu memimpin dan mengatur pada pekerjaan pemasangan, pengoperasian, dan perawatan sistem instalasi, proteksi dan otomasi tenaga listrik.

Mahasiswa juga dipersiapkan agar mampu memimpin dan mengatur pekerjaan pemasangan, pengoperasian dan perawatan sistem instalasi dan otomasi tenaga listrik. Oleh karena itu mahasiswa dibekali dengan pengetahuan pendukung seperti komunikasi, bahasa, kepemimpinan, hukum, dan kemampuan soft skill lainnya. Bidang ilmu pendukung tersebut juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari materi yang dipelajari mahasiswa.

Dengan kualifikasi tersebut maka lulusan Program Studi Teknik Listrik dapat bekerja sebagai perancang maupun inspektor sistem instalasi dan otomasi listrik, manager kelistrikan bangunan/pabrik, serta kontraktor instalasi listrik.

Program Studi ini merupakan program sarjana sains terapan (D-IV) pertama se-Sumatera. Pada Program Studi Sistem Informasi ini, mahasiswa akan menguasai program aplikasi bisnis, pemanfaatan media informasi dalam bentuk sistem informasi , data warehouse, manajemen yang dibutuhkan perusahaan (Enterprise Resource Planning, Customer Relationship Management, dan Supply Chain Management.

Mahasiswa di prodi ini juga didik untuk memiliki soft skill dalam hal penyesuaian diri dengan dunia kerja, bekerja dalam tim dan bagaimana memimpin sebuah tim yang hebat dan solid. Semua itu bisa diwujudkan karena 70 persen proses belajar dilakukan dengan praktek dan sebagian kecil saja yang merupakan teori. Dalam sistem informasi ini, ada tiga program utama yang harus dikuasai mahasiswa sehingga mereka akan unggul dibandingkan dengan lulusan dari perguruan tinggi lainnya.

Tiga program ini terkait dengan Enterprise Resource Planning atau pengelolaan sumber daya. Kemudian Customer Relation Management dan Supplay Chainned Management. Mahasiswa harus bisa menguasai dan membuat tiga program sistem informasi ini untuk sebuah perusahaan. Untuk tujuan penguasaan tersebut, mahasiswa prodi ini didukung dengan delapan laboratorium di antaranya lab jaringan pemograman, web programming dan sistem operasional. Lulusan prodi ini adalah orang-orang yang memiliki skill teknis terlatih baik dalam hal programming maupun dalam penguasaan aplikasi jaringan. Para alumni dari prodi ini bekerja di sejumlah perusahaan ternama seperti Chevron, Schlumberger, Pertamina, di sejumlah bank, teknisi IT dan wiraswasta.