STIKes Awal Bros Batam

VISI

Menjadi Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan Yang Sehat dan Unggul Dalam Menghasilkan Lulusan Yang Memiliki Kemampuan Kompetitif di Tingkat Nasional Tahun 2019 dan Tingkat Regional Tahun 2024 .

MISI

1. Mengelola dan menguatkan sistem tata kelola perguruan tinggi yang berbudaya, otonom, akuntabel, berhasil guna dan berdaya guna.

2. Melaksanakan pendidikan dan pengajaran inovatif, berorientasi pada pengembangan kualitas sumber daya profesional sesuai dengan disiplin ilmu.

3. Melaksanakan penelitian ilmiah dibidang kesehatan yang bermanfaat bagi kehidupan dan kesejahteraan masyarakat luas.

4. Melaksanakan pengabdian pada masyarakat sebagai insan akademik yang peduli terhadap kondisi kesehatan, pendidikan, sosial dan kesejahteraan masyarakat.

5. Menjalin kerjasama dengan stakeholders yang relevan, baik pemerintah maupun swasta yang berorientasi untuk mendukung penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang Berkualitas.

Jl. Abulyatama, Kelurahan Belian, Kecamatan Batam, Kota Batam

Gambaran Umum 

Pelayanan tenaga medis kepada pasien merupakan salah satu faktor yang menentukan kesembuhan. Salah satu tenaga medis yang sangat berperan dalam hal ini adalah perawat mengingat tingkat interaksi mereka dengan para pasien adalah yang tertinggi dibandingkan dengan tenaga medis lain. Untuk itu, kemampuan perawat sebaiknya multi dimensi, baik dalam hal ilmu teori dan ilmu praktek keperawatan maupun dalam segi komunikasi yang bersifat terapeutik (menyembuhkan).

Kurikulum dan iklim belajar-mengajar yang diterapkan di STIKes Awal Bros Batam telah disusun dengan antara lain mempertimbangkan hal ini. Kedepannya, para lulusan S-1 Ilmu Keperawatan STIKes Awal Bros Batam tidak hanya terampil dalam pelayanan fisik terhadap kebutuhan pasien, tetapi juga menyentuh sisi humanis dari pasien sehingga akan menimbulkan efek terapeutik yang akan dapat membantu kesembuhan pasien.

Prospek Kerja

Kesediaan peluang kerja bagi para sarjana S-1 Ilmu Keperawatan adalahi salah satu yang terluas dan sangat menjanjikan. Pertumbuhan kebutuhan masyarakat untuk hidup sehat, akan berjalan linier dengan tumbuhnya pusat-pusat pelayanan kesehatan. Dengan demikian, pertumbuhan pasar kerja perawatpun akan terus mengikuti. Selain itu, adanya kebijakan pemerintah untk pemekaran daerah baru juga akan diikuti terbukanya pasar kerja baru untuk para perawat. Hal ini masih bertambah lagi dengan adanya peluang kerja ke luar negeri yang masih sangat terbuka luas.

GAMBARAN UMUM

Bidan adalah tenaga medis terdidik yang mempunyai peran yang sangat penting dalam meningkatkan standar kesehatan masyarakat, khususnya Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Peran bidan sebagai penasehat, konsultan sekaligus praktisi dalam penanganan ibu hamil sampai persalinan menjadikannya sebagai salah satu ujung tombak penekanan angka kematian ibu melahirkan dan atau bayi yang baru dilahirkan.

Untuk dapat berperan profesional sebagaimana tersebut di atas, seorang bidan tentu harus mendapatkan bekal pendidikan yang komprehensif, baik dalam hal teori dan utamanya dalam praktek. Untuk itu STIKes Awal Bros Batam telah menyusun kurikulum pendidikan PRODI D3 Kebidanan sesuai dengan tuntutan kompetensi yang disyaratkan, yaitu 30% teori dan 70% praktek. Selain di laboratorium, praktek juga dilakukan di rumah sakit dan rumah bersalin, yang telah menjalin kemitraan dengan STIKes Awal Bros Batam Untuk lebih meningkatkan ketrampilan praktis, kegiatan praktek dilakukan? mulai semester II sampai semester Akhir.? Diluar jadwal praktek reguler, mahasiswa dianjurkan untuk melakukan praktek magang di Rumah Sakit atau Rumah Bersalin dan institusi yang sejenis. Sebagai jaminan kualitas, sebelum diterjunkan ke lapangan, siswa praktek diharuskan lulus ujian skill lab dengan metode OSCA.

 

PROSPEK KERJA

Sebagai tenaga kerja terdidik mandiri, peluang kerja bidan sangat luas. Pemerintah menetapkan bahwa setiap desa di Indonesia, setidaknya harus mempunyai seorang bidan terdidik. Untuk memnuhi hal ini, kebutuhan akan tenaga bidan dimaksud mencapai angka 60 ribu bidan. Diluar hal itu, seorang bidan juga bisa bekerja di berbagai institusi, misalnya:

> Rumah Sakit Umum
> Rumah Sakit Ibu dan Anak
> Rumah Bersalin
> Puskesmas
> Bila menginginkan pendidikan lebih lanjut, dapat
    meneruskan ke jenjang D4 yang akan dibuka
    kemudian

Pertimbangan logis yang lain adalah adanya fakta bahwa penyerapan pasar kerja terhadap lulusan Bidan D3 mencapai angka 100?ngan masa tunggu rata-rata 3-6 bulan.

Bagi para lulusan SMA sederajat yang ingin mendapatkan kepastian akan ketersediaan peluang kerja untuk masa depannya, pilihan PRODI D-3 Kebidanan sangat layak dipertimbangkan.

 

KOMPETENSI LULUSAN

Setelah lulus mereka akan mempunya kompetensi dan kewenangan dalam hal:

> Mampu berperilaku profesional, beretika dan bermoral serta tanggap terhadap nilai sosial budaya dalam paraktik kebidanan

> Mampu melakukan komunikasi efektif dengan perempuan, keluarga, masyarakat, sejawat, dan profesi lain dalam upaya peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak dalam pelayanan kebidanan

> Mampu memberikan penanganan kegawatdaruratan sesuai dengan kewenangannya.

> Mampu melakukan upaya promotif, preventif, deteksi dini dan pemberdayaan masyarakat dalam pelayanan kebidanan

> Bidan mampu mengembangkan sikap dan perilaku yang berorientasi pada keselamatan pasien, berprilaku sesuai Kode Etik Bidan Indonesia, bertanggung jawab, serta siap bertanggung gugat.

Prodi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan (RMIK)

Sejalan dengan arah pembangunan kesehatan yaitu untuk lebih meningkatkan jangkauan pelayanan, pembangunan kesehatan perlu didukung oleh sumber daya kesehatan yang profesional yakni ahli dibidangnya. Rekam Medis merupkan salah satu cabang jurusan vokasi di STIKes Awal Bros Batam jenjang Diploma III yang berkonsentrasi dalam bidang terapan untuk menjadi pelopor dalam bidang Rekam Medis dan Informasi Kesehatan secara Profesional dimana pada penekanan pada pendidikannya untuk meningkatkan sistem informasi pelayanan kesehatan melalui upaya penyempurnaan sistem dan prosedur pencatatan, pengumpulan, pengelolaan, penyajian, dan analisis informasi serta peningkatan sistem rekam medis diseluruh fasilitas pelayanan kesehatan.

Profil Lulusan 

Profil lulusan rekam medis mengacu pada KepMenKes RI No. 377/MenKes/SK/III/2017 tentang Standar Profesi Perekam Medis informasi Kesehatan, Yakni: Perekam Medis mampu mengelola unit kerja manajemen informasi kesehatan (MIK)/ RekamMedis (RM) di Instansi pelayanan kesehatan dan mampu berkolaborasi inter dan intra profesi yang terkait dengan pelayanan kesehatan.

GAMBARAN UMUM

Bidan adalah tenaga medis terdidik yang mempunyai peran yang sangat penting dalam meningkatkan standar kesehatan masyarakat, khususnya Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Peran bidan sebagai penasehat, konsultan sekaligus praktisi dalam penanganan ibu hamil sampai persalinan menjadikannya sebagai salah satu ujung tombak penekanan angka kematian ibu melahirkan dan atau bayi yang baru dilahirkan.

Untuk dapat berperan profesional sebagaimana tersebut di atas, seorang bidan tentu harus mendapatkan bekal pendidikan yang komprehensif, baik dalam hal teori dan utamanya dalam praktek. Untuk itu STIKes Awal Bros Batam telah menyusun kurikulum pendidikan PRODI D3 Kebidanan sesuai dengan tuntutan kompetensi yang disyaratkan, yaitu 30% teori dan 70% praktek. Selain di laboratorium, praktek juga dilakukan di rumah sakit dan rumah bersalin, yang telah menjalin kemitraan dengan STIKes Awal Bros Batam Untuk lebih meningkatkan ketrampilan praktis, kegiatan praktek dilakukan? mulai semester II sampai semester Akhir.? Diluar jadwal praktek reguler, mahasiswa dianjurkan untuk melakukan praktek magang di Rumah Sakit atau Rumah Bersalin dan institusi yang sejenis. Sebagai jaminan kualitas, sebelum diterjunkan ke lapangan, siswa praktek diharuskan lulus ujian skill lab dengan metode OSCA.

 

PROSPEK KERJA

Sebagai tenaga kerja terdidik mandiri, peluang kerja bidan sangat luas. Pemerintah menetapkan bahwa setiap desa di Indonesia, setidaknya harus mempunyai seorang bidan terdidik. Untuk memnuhi hal ini, kebutuhan akan tenaga bidan dimaksud mencapai angka 60 ribu bidan. Diluar hal itu, seorang bidan juga bisa bekerja di berbagai institusi, misalnya:

> Rumah Sakit Umum
> Rumah Sakit Ibu dan Anak
> Rumah Bersalin
> Puskesmas
> Bila menginginkan pendidikan lebih lanjut, dapat
    meneruskan ke jenjang D4 yang akan dibuka
    kemudian

Pertimbangan logis yang lain adalah adanya fakta bahwa penyerapan pasar kerja terhadap lulusan Bidan D3 mencapai angka 100?ngan masa tunggu rata-rata 3-6 bulan.

Bagi para lulusan SMA sederajat yang ingin mendapatkan kepastian akan ketersediaan peluang kerja untuk masa depannya, pilihan PRODI D-3 Kebidanan sangat layak dipertimbangkan.

 

KOMPETENSI LULUSAN

Setelah lulus mereka akan mempunya kompetensi dan kewenangan dalam hal:

> Mampu berperilaku profesional, beretika dan bermoral serta tanggap terhadap nilai sosial budaya dalam paraktik kebidanan

> Mampu melakukan komunikasi efektif dengan perempuan, keluarga, masyarakat, sejawat, dan profesi lain dalam upaya peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak dalam pelayanan kebidanan

> Mampu memberikan penanganan kegawatdaruratan sesuai dengan kewenangannya.

> Mampu melakukan upaya promotif, preventif, deteksi dini dan pemberdayaan masyarakat dalam pelayanan kebidanan

> Bidan mampu mengembangkan sikap dan perilaku yang berorientasi pada keselamatan pasien, berprilaku sesuai Kode Etik Bidan Indonesia, bertanggung jawab, serta siap bertanggung gugat.